Aku dan Firefox – Photo Contest
November 19, 2013
Urban Paper Collective
January 3, 2014

Pandawa Lima – Papertoy Series

Lima orang putra Pandu. Tiga tertua lahir dari ibu Dewi Kunti, sementara bungsu Kembar dari ibu Dewi Madrim. Secara tatanan merupakan pewaris sah negri Hastinapura, tapi tipu muslihat membuat mereka terusir. Sampai mendirikan negri sendiri di Amarta, kembali tipu muslihat memaksa mereka pergi selama tiga belas warsa dari Amarta. Sampai akhirnya harus menerima tantangan perang sebagai penyelesaian sengketa.


Yudhistira

Adalah putra sulung Pandu dan Dewi Kunti. Tertua dari kerabat Pandawa. Lahir di tengah kehidupan istana Hastinapura. Ketika muda bernama Samiaji. Besar oleh didikan watak ksatria ayahnya. Selalu mengedepankan pendekatan dialog daripada kekerasan, dengan pusaka ajian Kalimasada, melawan tanpa perlawanan. Tipu muslihat Kurawa menyebabkan dia terusir dari istana. Sehingga membuka lahan hutan Wanamarta, mendirikan negara Amarta. Keelokan istana amarta membuat iri Kurawa, sehingga kembali tipu muslihat Kurawa membuat Yudhistira dan seluruh Pandawa terusir dari istana Amarta. Dan harus menyaru sebagai rakyat biasa bernama Wijakangka.

Konflik berkepanjangan Hastinapura, akhirnya harus ditempuh dengan penyelesaian perang, perang Baratayudha. Yudhistira tidak banyak terlibat dalam perang secara langsung, dialah yang memimpin seluruh pasukan, mengarahkan dari barisan belakang, atas nasihat dan petunjuk raja Dwarawati, Sri Kresna.

Kemenangan Pandawa, mengembalikan negri Hastinapura kembali kepada kepemimpinan Yudhistira. Semakin luas wilayahnya, karena juga tergabung dengan negri Amarta di sebelah baratnya. Ketika kerajaan diserahkan ke tampuk cucu keponakannya, Parikesit, Pandawa pun turun keluar istana mengembara menjalani kehidupan sebagai seorang resi. Berjalan ke utara, ke puncak Argaloka, terus ke utara ke ketinggian gunung Mahameru, puncak tertinggi dunia wayang. Tak ada yang tahu persis kapan dan bagaimana kematiannya.


Bima

Kedua Pandawa. Ketika muda bernama Bratasena. Memiliki postur tubuh hampir dua kali tinggi dan besar rata-rata bangsa manusia. Mata tajam, kumis dan jengot tebal. Memiliki keistimewaan sejak lahir berupa sebuah tulang menongol keluar di antara pangkal ibu jari dan telunjuknya. Keadaan biasa tulang itu masuk terlipat diantara ruas jari, tapi ketika siaga, tulang itu menonjol keluar sampai sepanjang lengan. Tajam dan begitu kuat keras. Kuku Pancanaka banyak disebutnya. Juga memiliki gada pusaka Gada Rujakpala.

Bima dalah seorang yang pendiam tidak banyak bicara. Dia juga tidak begitu pandai bertutur kata dan mengungkap perasaannya. Sangat penurut kepada kakaknya. Diberi kekuasaan di wilayah Jodipati, bagian dari negri Amarta. Ketika terusir, menyamar sebagai seorang jagal bernama Bilawa.

Bima pernah mengalami perjalanan ruhani yang luar biasa ketika bertemu bangsa Dewa bernama Dewa Ruci. Begitu banyak angkara murka yang tumpas dari tangannya, termasuk sulung Kurawa, Duryudana. Pahanya hancur oleh kibasan gada Rujakpala. Akhir kehidupannya, menemani kakaknya pergi ke Mahameru.


Arjuna

Ketiga Pandawa. Memiliki keistimewaan paras tampan yang bisa membuat jatuh cinta setiap wanita di seluruh dunia wayang setiap kali bertemu dengannya. Bahkan cerita yang beredar, keelokan Arjuna, bisa membuat jatuh cinta para wanita, hanya dari sekedar bertemu di mimpi mereka.

Memiliki banyak istri dari setiap pengembaraannya. Memiliki banyak pusaka yang diperoleh dari berguru ke hampir setiap resi begawan di seluruh penjuru dunia wayang. Panah Pasopati, Sarutama, Arda Dadali, keris Kyai Kalanadah, Cundamanik, Pulanggeni, Dewadata, panah sakti Sangkali pemberian guru Drona. Diberi kekuasaan istana di Madukara, wilayah selatan Amarta. Ketika terbuang menyamar menjadi guru tari waria bernama Wrehatnala. Sempat ada keraguan di awal perang Baratayudha ketika menyaksikan bahwa yang dihadapinya, pada dasarnya adalah saudaranya sendiri. Kresna-lah yang mengembalikan semangatnya. Penerus tahta Hastinapura, adalah cucunya bernama Parikesit. Di akhir hidupnya ikut mengembara ke Mahameru bersama kakak-kakaknya.

Arjuna mempunyai 14 istri dan 15 anak :

1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu.
2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras.
3. Dewi Srikandi
4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan
5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti
6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka
7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni
8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga
9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati
10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma
11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa atau sering disebut juga Carangsana atau Caranggana.
12. Dewi Maeswara
13. Dewi Retno Kasimpar
14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada
15. Dewi Dyah Sarimaya


Nakula

Dia yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim, putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati, dari negara Mandaraka.
Nakula lahir kembar bersama adiknya, Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa), Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah, putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti, dari negara Mandura bernama; Puntadewa, Bima dan Arjuna.
Nakula kidal mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah, keris dan lembing.
Nakula tidak akan dapat lupa tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad, Senapati negara Mretani.
Nakula juga mempunyai cupu berisi, “Banyu Panguripan/Air kehidupan” pemberian Bhatara Indra.
Nakula mempunyai watak jujur, setia, taat, belas kasih, tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.
Nakula tinggal di kesatrian Sawojajar, wilayah negara Amarta. Istana kembar berhadapan, dengan saudara kembarnya Sadewa.
Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu:
1. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata, raja negara Awuawulangit, dan memperoleh dua orang putra masing-masing bernama Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati.
2. Dewi Srengganawati, putri resi Badawanganala, kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita, Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung.
Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik.
Setelah selesai perang Bharatyuda, Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya, Dewi Madrim.


Sadewa

Sadewa atau Sahadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim, putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia lahir kembar bersama kakanya, Nakula.
Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah, putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti, dari negara Mandura, bernama; Yudhistira, Bima dan Arjuna.
Sadewa yang juga seperti saudara kembarnya, kidal, sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus.
Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing.
Selain sangat sakti, Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu, Senapati negara Mretani yang berkhasiat; dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa.
Sadewa mempunyai watak jujur, setia, taat, belas kasih, tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.
Sadewa tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu, wilayah negara Amarta.
Sadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati, adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula), putri Resi Badawanganala, kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita, Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala).
Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa).
Setelah selesai perang Bharatayuda, Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistira.

Sumber : Galeri Wayang Pitoyo Amrih

52 Comments

  1. Julias says:

    Uwa … Keren Kali ^_^

    Dah ku share tetap gak ada link ini -_- Padahal pingin yang Bima -_-

  2. papergooner says:

    Koq ga bisa donlod????
    WHOOPS! THE DOWNLOAD LINK IS LOCKED!
    Please help me, use one of the buttons below to unlock the download…

  3. sigit says:

    mhon bantuan cara downloadx gmn??udh qcoba lum ktmu kuncix.tq

  4. Dani says:

    agar nanti gambarnya bagus,, di print pakai kertas apa???

  5. ana says:

    kok aku udah share tetep gak bisa ya?

  6. boank says:

    keren abissss….mantaff…keep paper and rock n roll

  7. ahmad aminullah says:

    maaf kk kalo mau saya jual boleh gak??

    • salazad says:

      uhuhuhu… dijual yah? apanya yang bisa dijual mas? khan semua orang bisa download gratis… hmm hasil print atau udah dirakit yang dijual…? ya silahkan aja kok, setidaknya mas udah minta izin dahulu :) semoga laris manis jualannya! semangat!

  8. ahmad aminullah says:

    yang udah dirakit kk,,

    makasih kak izinnya……. :)

  9. Rudee Ramones yang bawa saya ke http://www.salazad.com
    Dan ternyata lebih bagus lagi, ada pandawa lima ^_^
    Ga tau mau comment dimana, jadi disini aja… ^_^

    NICE!!!!

  10. Kusumo86 says:

    Pertama pengen bilang Matur Tengkyu ^_^ Uda di download Pandawa Limanya sama punokawannya (walo belum minta ijin dari siempunya dulu :D ). Bagus buat edukasi ponakan, walau uda susah2 ngrakitnya dan berakhir hancur di tangan ponakan juga :( Alangkah lebih bagus lagi jika Kresna juga ada mas bro, jd Pandawa Limanya lengkap dengan siempunya skenario karna sudah ada punokawan. itu saja masukan dari saya mas bro :) skalian mau tanya, kl yg lebih kuat dan tidak gampang penyok pakai kertas apa ya selain kertas inkjet? salam dari jogja city mas bro :D

    • salazad says:

      Terima kasih saran nya, Mas… iya mas, semoga nanti ada kresna, setyaki, bisma dll…
      mungkin untuk kertas kalau ngga pake inkjet bisa pake artpaper (printing laser) cuma harus lebih hati-hati melipat supaya tidak retak.
      salam dari bandung :)

  11. Ruli Perdana says:

    Kang, keren. Ada edukasi cerita wayang sambil praktek bikin papertoy nya… Dapet info ini dr temen2 “peri sby”, yg abis ngisi acara di tv lokal. Salam jancuk teko suroboyo!!! Ti barudak asli Cimahi. Ehehehe

  12. amy says:

    di kampus saya akan diadakan mini-event dan kami juga akan mendirikan booth. kalau boleh saya mau izin untuk menggunakan desain dari salazad yang sudah saya rakit nantinya sebagai dekorasi di booth kelompok saya. dan juga akan ada mini-games kemudian hasil papertoys yg sudah dirakit itu akan diberikan sebagai hadiah kepada pengunjung yang menang

  13. Mayang says:

    Paper Toys nya Arjuna knp ga bisa di download ya?
    oya sebelumnya makasih y ^_^
    ke empat Pandawa udh di download, tgl arjuna yg blum bisa.
    kl ada link yg laen, sy mau… makasih

    • salazad says:

      Hello Mayang…
      barusan saya check langsung untuk file nya, dan ngga ada masalah sama sekali…
      mungkin bisa di coba ulang,… atau kalau masih ada kendala, bisa email langsung ke smile [at] salazad.com
      nanti saya kirim via email.

      makasih. :)

  14. kiki says:

    Pandawa Lima ada….Karna ada…tapi duryodhana ga ada…
    padahal lagi nyari duryodhana :'(

  15. Keren kak Terima kasih, adain duryudana,sangkuni,dursasana, salya,dll y

  16. Nur Romdlon says:

    Ada komunitas salazad di tiap daerah apa g???

  17. dyah says:

    bagus2 mas hehe

    loro blonyo papertoy (wedding papercraft) koq g ada ya?
    kata blog blog dari sini sumbernya,,
    kalau ada boleh minta templetenya g mas? sama HDVK wedding juga hehe
    makasih banget kalau mas berkenan mengirimnya pada saya

    untuk kado temen nikahan nih soalnya hehe

  18. arum says:

    Udah keluar link downloadnya tapi kok pas diklik linknya hasil download nya cuma tulisan no direct link please visit salazad …… Itu gmn ya biar bisa download papercraftnya.makasih:))))
    Btw…papercraftnya lucu2.jadi pengen bikin

  19. arum says:

    Ini malah semuanya,muncul tulisan ini tiap kali downloadnya udah selesai. No Direct Link – Please visit http://salazad.com – Thank you! downloadnya pun cepet banget,

    • salazad says:

      hmm… tadi saya coba ngga masalah…
      mungkin pas download ngga langsung dari button yang tampil ya? tapi link di copy trus download manual? soalnya dari yang lain juga ngga masalah… mungkin bisa dicoba lagi… kalau masih ngga bisa, nanti email aja langsung ke smile [at] salazad.com … nanti saya coba kasih link nya.. makasih..

  20. Fitri says:

    mau yang arjuna.. udah ngeshare tapi gak bisa download -_-

  21. siti says:

    Halo bang..
    tari merak papertoy nya uda dibikin. Baguusss…
    mau yg pandawa lima nya ya bang,,, download nya susah. makasih
    *buat kado teman

  22. annisa.nia says:

    keren lah karya2nya… makin sukses ya..
    izin download…

  23. Debora Dewi says:

    thankyou buat infonya. benar-benar sangat berguna dan bermanfaat! Trims yaa :))

  24. difa aprilia says:

    Halo kang…
    Keren keren papertoy nya
    Pengen yang hdvk wedding
    Tp yang hdvk wedding gak bisa di download yaa
    Boleh mnta pola nya nggak??
    Terima kasih

  25. aditya says:

    bisa download polanya gak mas , pengennya merakit sendiri atau harus beli ? makasih sebelumnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *